Cerita Seks Dewasa Tubuh Gadis Cantik Dijual Ayah Kandungnya

Cerita Seks Dewasa Tubuh Gadis Cantik Dijual Ayah Kandungnya

Tubuh Gadis Cantik Ini Dijual Ayah Kandungnya Untuk Berjudi Poker

DW, 16 Tahun – PostingBerita.com

Cerita Seks Dewasa, Cerita Sex Terbaru, Cerita Bokep, Cerita Ngentot, Cerita Ngewe, Cerita Porno, Cerita Mesum, Kisah Seks, Cerita Ngentod, Cerita Fuck, Sex Story, Pengalaman Ngeseks, Pengalaman SeX

Kasus seorang anak perempuan berusia 16 tahun, yang mengaku dijual ayah kandungnya sebagai pelayan seks terungkap setelah sang anak melapor. Sang ayah dan ibunya justru menyatakan bahwa putrinya berinisial DW itu hilang setelah berkenalan dengan seseorang via Facebook.

Dua orang yang mengaku sebagai orangtua remaja putri tersebut mendatangi kantor Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Jumat (10/2/2017). Komnas PA telah menangani kasus ini dan memberikan perlindungan kepada DW. Kepada Komnas PA, DW mengaku bahwa dirinya telah dijual oleh ayah kandungnya selama empat bulan terakhir untuk ayahnya bermain JUDI POKER. Dalam waktu empat bulan itu, DW mengaku dijajakan kepada teman-teman ayahnya dengan harga Rp 300.000 hingga Rp 400.000 sekali kencan. Bisa sampai 7 kali sehari,kata DW. Uang itu tak pernah diberikan kepada DW, tetapi dinikmati sendiri oleh ayahnya untuk bermain JUDI POKER.

Dalam pertemuan dengan Komnas PA, ayah DW bernama Warjono (52) dan ibunya Suyatni (44) mengatakan bahwa putrinya pergi sejak Senin (6/2/2017) pekan lalu. Warjono yang berprofesi sebagai sopir taksi sudah melaporkan kepergian putrinya itu kepada polisi pada Selasa (7/2/2017). Ia terpaksa melaporkannya karena sekolah tempat anaknya menempuh studi menelepon mereka dan menanyakan DW yang tidak bersekolah sejak Senin (6/2/2017).

“Waktu itu DW pergi dari siang. Dia pakai celana cokelat, kaus merah. Saya pikir dia pergi ke rumah gurunya karena dia pamit mau ke rumah gurunya di Bekasi Timur. Karena DW tidak pulang-pulang, saya akhirnya ditelepon pihak sekolah karena DW tidak sekolah dari hari Senin ,” kata Warjono , Jumat siang.

Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait mengatakan, ia mengetahui kasus ini berdasarkan cerita DW ketika DW dipertemukan dengannya setelah ia diantar ke kantor Indosiar di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Rabu (8/2/2017). Saat itu DW datang ke kantor Indosiar dengan diantar oleh personel Bantuan Polisi. Sebelumnya, DW mendatangi Pos Polisi Kalideres, Jakbar, dan menanyakan tempat penampungan.

“Dari dokumen dan kronologi yang disampaikan bersamaan dengan laporan polisi, ini memang butuh cross check. Untuk sementara ini, saya meyakini bahwa Bapak Warjono dan Ibu Suyatni adalah orangtua kandung DW,” kata Arist, Jumat.

Arist menyatakan akan mempertemukan DW dan keluarganya untuk menggali informasi lebih dalam. Ia mengatakan, informasi yang ia dengar dari DW mengenai skenario DW dijual oleh ayah kandungnya untuk modal berjudi POKER begitu meyakinkan. “Ada sekenario yang besar yang juga mungkin dibuat oleh orang di belakang DW sampai anak ini bisa membuat cerita yang sedemikian sistematisnya,” ujar Arist.

Dalam pertemuannya dengan Arist, DW mengaku dijual oleh ayah kandungnya yang diakuinya bernama Warjono selama empat bulan terakhir. Korban mengatakan ibu kandungnya telah meninggal dunia. Korban mengaku sehari bisa sampai tujuh kali dijual oleh sang ayah untuk melayani nafsu bejat kepada teman-teman ayahnya bahkan ada yang langsung 2 orang dalam sekali kencan. Selama DW diperkosa juga di video kan oleh salah satu teman ayahnya bahkan DW disuruh Foto Bugil dan bergaya layaknya bintang porno.

Dari penuturan orangtua DW, ada dugaan DW dipengaruhi oleh seorang teman yang dikenalnya di situs jejaring sosial Facebook. Suyatni mengatakan, korban sempat berkenalan dengan lelaki bernama Vino melalui Facebook.

“Mungkin anak saya bohong soal cerita yang diceritakan sama Bapak Arist, Rabu kemarin, karena yang saya tahu anak saya punya teman dari Facebook namanya Vino sekitar tiga bulan lalu. Kalau Warjono (nama ayah menurut cerita DW), saya enggak pernah tahu itu siapa,” kata Suyatni.

Orangtua DW merasa bingung dengan cerita yang disampaikan DW kepada Komnas PA. Mereka menyatakan, sebelumnya DW tidak pernah terlibat masalah apa pun, termasuk masalah dalam keluarga.

Kini kasus tersebut tengah ditelusuri kebenarannya, termasuk membuktikan cerita mana yang benar dan yang tidak. Jika DW berbohong, perlu diketahui pula motif di balik pengakuannya yang sedemikian meyakinkan.

 Cerita seks dewasa, Berita bokep, Cerita Bokep, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Seks, Cerita Sex Indonesia Terbaru 2017

Share